Thursday, April 2, 2009

AKHIRNYA MENJADI KEBUN AIR LIMBAH

Bandung, Jl. Alfa No. 92, Cigadung II, 2 April 2009
Foto: Sobirin, 2009, Kebun Air Limbah

Oleh: Sobirin

Kolam-kolam kecil penjernih air limbah cuci piring yang saya bangun waktu lalu terus saya amati dan saya ubah-ubah fungsinya. Awalnya saya manfaatkan untuk kolam ikan. Ternyata ikan tidak kuat hidup di air limbah. Akhirnya saya ubah menjadi kebun air limbah.




Air limbah cucian piring kualitasnya tidak stabil. Terkadang banyak sabunnya, terkadang mengandung minyak, terkadang kualitasnya bersih karena hanya untuk mencuci tangan. Ketika awalnya kolam-kolam kecil air limbah ini saya manfaatkan untuk kolam ikan, ternyata ikan-ikan lemas kemudian mati. Ikan yang kuat hanya jenis ikan sapu-sapu.

Kemudian saya manfaatkan sebagai kebun air limbah. Saya coba dulu dengan tanaman eceng gondok dan genjer yang saya ambil dari sawah. Ternyata tumbuh bagus. Bahkan air limbah ini menjadi relatif bersih, karena unsur-unsur pencemarnya terhisap oleh akar-akar tanaman air.


Sekarang saya manfaatkan untuk tanaman daun bawang. Ada juga tanaman padi. Semua tanaman saya tanam terlebih dahulu dalam pot berlubang-lubang. Medianya menggunakan kompos dicampur tanah. Tiap 3 hari sekali di MOL encer. Jadilah taman air limbah. Nyamuk tidak ada, rupanya tidak senang hidup di air yang banyak sabunnya.

1 comment:

imankurniawan said...

bisa di coba dikembangkan dengan WWG (Waste Water Garden). Di googling aja, informasinya lengkap