Thursday, July 16, 2009

MOL HIJAU ADALAH PUPUK ORGANIK CAIR (POC)

Bandung, Jl. Alfa No. 92, Cigadung II, 17 Juli 2009
Foto: Sobirin, 2009, MOL Hijau Pupuk Cair
Oleh: Sobirin

Membuat pupuk organik cair (POC) telah lama saya cita-citakan. Bahan ada di sekeliling kita. Pucuk daun-daun hijau segar, kotoran sapi, air kelapa, gula, dan tanah yang hidup, semua itu mudah kita dapatkan. Daun-daun dipotong kecil-kecil. Semua masuk tong, tambah air, selesai.





Pertama, siapkan tong plastik ukuran sedang, kira-kira volumenya 50 liter. Cuci sampai bersih supaya sisa-sisa zat kimia atau deterjen hilang, lalu tong dijemur supaya kering.

Kedua, siapkan bahan-bahan yaitu pucuk daun apa saja yang berwarna hijau. Saya menggunakan daun papaya, daun tomat, daun teh-tehan, daun kiambang yang ada di sawah, eceng gondok, dan sejenisnya. Pilih daun-daun yang ada disekitar kita. Banyaknya sekitar 1 kg, atau sekitar 1 kantong kresek plastik besar.


Ketiga, siapkan kotoran sapi atau kotoran kambing atau kotoran ayam, sebanyak sekitar 1 kg. Gula pasir sebanyak 1/2 kg. Air kelapa gerlas 2 gelas minum.


Keempat, siapkan tanah yang hidup, yaitu tanah selokan sebanyak 1/2 kg. Upayakan tanah selokan ini tidak ada deterjen atau air sabun yang terbawa mengalir di selokan. Di dalam tanah selokan ini diharapkan banyak mikro organisme yang hidup.


Kelima, setelah daun-daun hijau segar dipotong kecil-kecil, maka bersama bahan-bahan lain yang telah disiapkan, semuanya dimasukkan dalam tong plastik.


Keenam, campurkan air sebanyak 40 liter. Diaduk hingga rata, kemudian tong ditutup dengan tutup yang berlubang-lubang supaya ada sirkulasi udara.

Ketujuh, aduk tiap hari, setelah 5 hari pupuk cair ini bisa dimanfaatkan.

Pupuk cair ini juga adalah MOL atau mikro organisme lokal. Warnanya hijau, pekat, maka untuk mudahnya sebut saja MOL hijau. Baunya agak menyengat. Cara memanfaatkannya, ambil MOL hijau dari tong sebanyak 1 kaleng susu kecil. Masukkan dalam ember plastik, dan campurkan dengan air sebanyak 15 kaleng susu kecil. Aduk sampai rata, lalu siramkan pada media tanaman di pot atau di kebun rumah tangga kita.

Menyiram MOL ke tanaman ini tidak tiap hari, tetapi 3 hari sekali. Siramkan pada media tanahnya, bukan pada batang tanamannya.
Saya menyiramkan MOL hijau ini pada tanaman tomat rosela, padi ember. Hasilnya memuaskan.

21 comments:

Rahim Rasyid said...

manstab, bisa memanfaatkan semua yang ada di sekitar kita. info yang sangat bagus, wlopun saya bukan dari bidang pertanian.

salam kenal

http://wheny-m.blogspot.com said...

hei he he.tapi kalau pakai daun-daun yang hijau dan muda pastinya bukan sampah donk,,,,////!!!!!!!
jangan marah ya,,,,,

http://wheny-m.blogspot.com said...

hei he he.tapi kalau pakai daun-daun yang hijau dan muda pastinya bukan sampah donk,,,,////!!!!!!!
jangan marah ya,,,,,

alfiachic.blogspot.com said...

Beruntung sekali hari ini sy menemukan Blognya Bpak. Luarbiasa. Krn Bapak bersedia membagikan pengalaman Bapak untuk Umum. Terima kasih. Saya minta ijin menyebarkan temuan/ resep bapak ttg MOL dan kompos kalau boleh. Terima kasih.

alfiachic.blogspot.com said...

Terima kasih telah berbagi informasi tentang teknologi tepat gunanya Bapak. Mohon ijin untuk menyebar luaskan informasinya.

harey said...

Boleh dicoba….buat teman-teman yang peduli pertanian organik. Tanaman Pangan tidak harus bentrok dengan tanaman energi kan? :) coba deh… dari limbah jamu…

Pupuk Jamu= Pupuk Ajaib! Murni Organik merk HERBAFARM, jaminan mutu kualitas sangat ok, bisa meningkatkan hasil Panen, Memperbesar Buah, Mempercepat Panen, dan Hemat. Petani Indonesia Makmur! Hanya 57rb/liter. 1 hektar hanya butuh 3 liter. HP. 024-70641008/081225788666.

SIGMA GLOBAL HITECH said...

POC TOKAYA dengankandungan hara yang komplit dpat menghemat biaya pemupukan dan meningkatkan hasil panen.
Komposisi:pH : 4.9
Organic C : 5.02%
N Organics : 0.32%
NH4 : 2.09%
NO3 : 0.98%
Total N : 3.39%

P2O5 : 4.86%
K2O : 1.83%
Fe : 67 ppm
Mn : 11 ppm
Cu : 26 ppm
Zn : 20 ppm
Co : 0.2 ppm
As : 1.9 ppm

POC ini di produksi oleh PT SIGMA GLOBAL HITECH. yang sedang mengembangkan area pemasarannya diseruluh wilayah indonesia. bagi yang berminat menjadi mitra bisnis bisa menghubungi t14ana@gmail.com

syam said...

sip.. makasih atas informasinya Pak Sobirin. Pertanian organis memang harus berbasis sumber daya di dalam kebun.

Syam Asinar Radjam

furniserab said...

bagus banget infonya, btw. boleh dong bagi-bagi info seputar pupuk organik cair. silahkan buka link http://furnimonodon.blogspot.com/ moga2 berguna.

furniserab said...

taman bilang, sekarang ini sepertinya bangsa indonesia sudah sulit menghindari hal-hal yang berbau kimia. namun saya bilang kepadanya kalo kita masih bisa hidup tanpa kimia. trus saya sampaikan blog pak sobirin dan blog saya di: http://furnimonodon.blogspot.com/ silahkan dilihat!!!!!!

samany said...

god.. god,,... thanks atas iinfonya...

edi hidayat said...

makasih ya pa atas infonya dan dari semua artikel yang bapa tulis minta izin untuk di sebarluaskan terimaksih pa

gunardi said...

permisi numpang tanya pak, kompos ini kan dari organic, setelah jadi dan siap pakai(kurang lebih 5 hari sejak awal di buat)punya masa expired tidak, maksudnya sewaktu bahan tersedia banyak dan kita buat dalam jumlah besar . tentunya tdk semua langsung digunakan, apakah ada pengalaman berapa lama POC tersebut masih layak/masih efektif di pakai. terima kasih buat waktunya

mukhiban said...

makasi infonya, sangat bermanfaat

mukhiban said...

makasi infonya

SANX9 said...

wow
ini dia yg kucari2. cuman namanya baru tau kalau MOL. atur nuhun pak Sobirin atas infonya. semoga berkah

OKE BLOG said...

pak klo bikin mol hijau tanpa air kelapa apa akan gagal???
mohon pencerahannya...

bambang soreang said...

Selamat pagi mas
Farm kami setiap hari menghasilkan 200-300 liter kotoran ikan lele dan sisa2 pakan busuk dari dasar kolam
Apakah bisa dibuat POC juga?
Bagaimana cara nya?
Terima kasih
Bambang Pur
Pananjung Farm-Bandung

bambang soreang said...

tambahan
Sisa kotoran dari dasar kolam secara kontinyu ditarik/diambil ke satu tempat
Bentuknya cair kental berbau
Terima kasih
Bambang Pur-Pananjung Farm

Teguh Nasa said...
This comment has been removed by the author.
Teguh Nasa said...

Menarik sekali.. ternyata begitu mudah membuat pupuk organik cair sendiri. Tapi apa kualitasnya lebih bagus dengan produk yang sudah jadi?