Sunday, March 23, 2008

MOL TAPAI DITAMBAH NENAS YANG DIBLENDER

Bandung, Jl. Alfa No. 92, Cigadung II, 23 Maret 2008
Foto: Sobirin 2008, MOL Tapai campur Nenas

Oleh: Sobirin

MOL tapai sudah cukup bagus untuk percepatan membuat kompos, juga dapat dipakai untuk pupuk cair. Saya mencoba lagi menambahkan buah nenas yang telah diblender halus ke dalam MOL tapai, juga ditambah gula pasir. Warnanya menjadi kekuningan, baunya wangi antara tapai dan nenas, dan tetap bersih.



Bersih artinya tidak ada belatung yang muncul, seperti kalau kita membuat MOL dari bahan sampah dapur, selalu muncul belatung-belatung yang tidak disenangi kebanyakan orang.


MOL tapai dan nenas ini saya simpan di dua tong plastik biru (lihat foto). Tong ditutup dengan tutup yang pas, dan diberi lubang-lubang kecil.

Bila tong MOL mulai berkurang isinya karena MOL terpakai, lalu MOL diisi lagi dengan air ditambah gula secukupnya, maka MOL akan terus berkembang biak lagi. Begitu seterusnya, tidak pernah habis.


MOL tapai dan nenas ini nampak cukup kental. Saya cairkan dengan perbandingan 1 bagian MOL ditambah 15 bagian air, kemudian saya siramkan ke pot-pot yang ada tanaman percobaan saya. Sementara hasilnya nampak berhasil, tanaman menjadi bagus.


Untuk percepatan membuat kompos, MOL tapai dan nenas ini juga memperlihatkan proses yang lebih baik. Tuangkan saja MOL tapai dan nenas yang sedikit telah diencerkan ke dalam bahan kompos, seperti proses biasanya.


Silahkan jangan ragu-ragu mencoba, kreativitas perlu terus dikembangkan untuk hasil yang lebih baik. Siapa tahu muncul penemuan yang sangat memuaskan.

1 comment:

masiyant said...

Salam Kenal Pak Sobirin.
Karena Mau kepasar beli nanas dan lainya belum sempet, akhirnya kamren melihat tumpukan buah Blimbing Wuluh yang sudah hampir membusuk karena tidak di olah. Maka kamren punya inisiatif tak buat MOL. 1 KG Blimbing saya cacah kecil2 lalu tak kasih Gula 5 Pasir 5 Sendok dan 1 Sendok Cairan Pupuk Organik SUPREME.

kira2 hasilnya nanti bagus gak ya pak dari Blimbung Wuluh ini.