
Foto: Sobirin 2008, Padi Pot Organik Umur 2 Bulan 6 Hari
Oleh: Sobirin
Saat ini banyak yang tertarik menanam padi dalam pot atau ember, atau memakai polybag. Hasil panen cukup mencengangkan, ada yang mengatakan 3 ons per rumpun sekali panen. Barangkali para pembaca tertarik? Mari ramai-ramai menjadi "petani ember", sambil memproses sampah rumah tangga menjadi kompos. Padi pot saya berumur 2 bulan 6 hari tumbuh dengan kekar, batangnya sebesar “ball-point”….
Proses pertumbuhan padi pot ini dapat dilihat dalam blog ini edisi tanggal 7/2, lalu 23/2, kemudian 28/2, lalu tanggal 14/3, serta tanggal 23/3-2008. Dalam artikel tanggal 7/2 dapat dibaca urutan atau tahapan tentang menanam padi sebutir dalam pot.
Artikel tanggal 3 April ini memperlihatkan betapa pertumbuhan padi pot yang berumur 2 bulan 6 hari sungguh menakjubkan, lihat batangnya sebesar “ball-point”. Pemeliharaan tiap hari dirambet (rumput liar dicabut), didangir (tanah diaduk pelan-pelan jangan sampai merusak akar), dan disiram MOL tapai campur nenas yang telah diencerkan. Pengencerannya yaitu 1 bagian MOL ditambah 15 bagian air.
Ternyata padi yang ditanam saya ini dari varietas “kampung”, padi tradisional yang baru bisa dipanen ketika umurnya 5 bulan-an. Tidak apa-apa, saya juga sedang mencoba lagi menanam padi jenis unggul, menggunakan kompos dan MOL buatan sendiri. Sampah rumah menjadi kompos, rumah menjadi "zero waste", dan juga menikmati panen padi.
1 comment:
Wah, sangat menarik nih. kebetulan kami sudah mengembankan teknologi kompos dari sampah rumah tangga baik berupa kompos cair maupun padat. Mohon dapat dikirim artikel/bahan/modulnya. Terima kasih
Arie Wijaya
Palembang SUMSEL
www.bukitsangkal.kampungdigital.com
myarmie@yahoo.com
Post a Comment