Thursday, September 18, 2008

MOL MENYELAMATKAN TANAMAN CABE

Bandung, Jl. Alfa No. 92, Cigadung II, 18 September 2008
Foto: Sobirin 2008, Tanaman Cabe Terselamatkan oleh MOL
Oleh: Sobirin

Di bawah pohon cengkeh, di halaman depan rumah saya, tumbuh tanaman cabe, yang asal-usulnya saya kurang jelas, tiba-tiba saja tumbuh sendiri. Tetapi tanaman muda ini tumbuhnya kurang sehat, daunnya keriting dan kuning. Ketika saya rawat dengan MOL, tanaman menjadi sehat.




M
ungkin ada yang membuang biji-biji cabe dari sambel baso ke bawah pohon cengkeh saya. Tadinya saya akan mencabutnya, tetapi saya berpikir biarlah tanaman ini tumbuh alami.


Ternyata tumbuhnya kurang sehat, daunnya keriting keriput berwarna kuning. Untuk ke dua kalinya saya ingin mencabutnya saja, tapi untuk kedua kalinya pula saya memutuskan untuk tidak mencabutnya, dan bahkan berupaya untuk menyelamatkannya.


Tanah di sekiling tanaman cabe ini saya gali pelan-pelan, lalu di tambahkan kompos, dan di siram MOL encer. Jenis MOL-nya adalah MOL tapai campur terasi campur air kelapa. Daun-daun yang keriting dan kuning digunting, beberapa ranting juga digunting dirapihkan.


Dengan perawatan yang seksama, tiap hari di siram air, dan 3 hari sekali disiram MOL encer, maka tanaman cabe ini mulai kelihatan tumbuh subur, dengan daun-daunnya yang mulai menghijau segar. Moga-moga terus tumbuh dan berbuah banyak.

2 comments:

Hariyanto said...

Hello Sobirin,

Saya mau tanya MOL itu apa ya? :) saya lagi iseng2 tanam cabe, tapi daunnya keriput atau keriting :).

Kira2 kenapa ya kog daunnya begitu?

Terima kasih.

Hariyanto

Idwan Deshira said...

Assalamualaikum, Pak Sob.
Salut dengan blog nya. Banyak ilmu yang saya dapat.
Saya pemula dan sampai saat ini saya belum sempat membuat MOL sendiri.
Bisakah saya sementara menggunakan EM4 sebagai pengganti?
EM4 itu saya campur dengan air dan memakai metoda infus pupuk cair.
Terima kasih.
Wassalam,
Idwan