Thursday, February 28, 2008

PADI POT ORGANIK MEMBUAT PENASARAN

Bandung, Jl. Alfa No. 92, Cigadung II, 28 Februari 2008
Foto: Sobirin, 2008, Padi Dalam Pot Umur 1 Bulan 2 Hari

Oleh: Sobirin
Padi dalam pot sangat menarik perhatian saya, membuat penasaran. Setiap hari tanah saya dangir (dibolak-balik) perlahan agar tidak mengenai akar, lalu tanah disiram MOL peuyeum encer. Pertumbuhan tanggal 28 Februari 2008 sangat berarti, lihat perbandingannya dengan ballpoint. Lihat juga edisi sebelumnya, tanggal 7 dan 23 Februari.



Artikel “Tanam Padi Dalam Pot” dapat dibaca dalam edisi blog ini 7 Februari 2008 yang menguraikan tentang tahapan menanam padi sebutir dalam pot. Lihat pula artikel 23 Februari 2008 yang menguraikan pertumbuhan yang subur dalam umur 1 bulan (kurang 3 hari).

Sekarang lihatlah perkembangan tanggal 28 Februari 2008 dalam umur 1 bulan 2 hari, yang tumbuh semakin kekar, berkat tanah di MOL peuyeum yang telah diencerkan 1 bagian MOL ditambah 15 bagian air. Disiramkan ke tanahnya, bukan ke tanaman padi-nya.


Ada rahasia yang perlu diketahui oleh para pembaca, yaitu sinar matahari. Tanaman termasuk padi ini kecuali senang tanah yang subur campur kompos, kemudian MOL encer, juga perlu sinar matahari untuk berfotosintesa.


Sekarang memang musim hujan, sinar matahari yang hanya sekejap karena awan mendung menutupi, rupanya telah cukup untuk memberi kesempatan anak padi ini berfontosintesa.


Semoga tanaman padi dalam pot ini terus tumbuh, tidak ada ada gangguan apapun.

1 comment:

The_Matrix Great Adventure's said...

TIPS MEMILIH SEPTIC TANK RAMAH LINGKUNGAN
Ada beberapa jenis septic tank dan cara kerjanya yang dapat menjadi pertimbangan Anda, adalah:
1. Septic tank konvensional (Bahan Beton - Pakai sumur resapan - Butuh lahan besar)
Septic tank model ini menampung dan mengendapkan limbah (Minimal 24 jam) dan membiarkannya terurai oleh bakteri secara alamiah, kemudian cairan hasil akhir dari tanki ini akan diendapkan ke tanah melalui sumur resapan khusus. Secara berkala septic tank ini akan penuh (Bau & Tersumbat), sehingga HARUS disedot.
2. Septic tank biologis (Fiber Bioseptic tank - Tanpa sumur resapan - Ukuran kecil & Praktis - Mulai 1,2 juta)
Pada septic tank biologis, limbah akan terurai sampai aman untuk dimanfaatkan kembali, sehingga TIDAK PERLU disedot lagi.
Saat ini ada beberapa jenis septic tank biologis berbahan fiberglass, dengan sistem biotech, biofilter, biocell, bioseptic, biopori, dll, yang telah beredar di pasaran. Septic tank jenis

ini terdiri dari 3 bagian dengan fungsi yang berbeda-beda. Air limbah yang masuk ke septic tank ini akan masuk di bagian pertama, kemudian disaring dan dialirkan ke bagian ke dua,

pada bagian kedua limbah diurai oleh bakteri (Media Cell) dan dialirkan ke kotak ke tiga untuk diurai lebih lanjut. Sisa penguraian dari bagian ke tiga akan dialirkan ke luar melalui tabung disinfektan yang mensucihamakan limbah (BEBAS BAU & KUMAN), sehingga aman, tidak mencemari lingkungan dan bisa langsung dibuang kesaluran drainase umum.

BioSeven Online [ HP: 0888 0370 8872 – Telp: JAKARTA (021) 502 88 232 - SURABAYA (031) 78 400 430 / 596 6125 - Fax: (031) 591 6046 - email@bioseven.co.cc – http://www.bioseven.co.cc / http://www.bio7.co.tv ] Green Environmentally Friendly Products